JAKARTA – suksesmedia.id – Kolesterol tinggi merupakan salah satu silent killer yang tidak disadari oleh banyak orang. Betapa tidak, orang-orang dengan kadar kolesterol yang berlebih atau terlalu tinggi kadang cenderung acuh dan abai, namun tiba-tiba ketika terjadi serangan jantung dan stroke, barulah disadari bahwa kolesterol berlebih adalah salah satu penyebab kemantian tinggi. Apalagi bagi para penderita penyakit jantung dan gangguan kardiovaskuler.

Suka atau pun tidak, gaya hidup sehat merupakan salah satu faktor penting bagi setiap orang dalam menjaga kesehatan tubuh dan stabilitas kolesterol di dalam tubuh. Pada orang-orang yang memiliki kadar kolesterol jahat terlalu tinggi, ternyata ditemukan bahwa mereka kurang begitu menerapkan gaya hidup sehat. Tak hanya itu, pada penderita kolesterol terlalu tinggi, mereka memiliki kecenderungan untuk memiliki penyakit komplikasi dengan dan penyakit degenerative misalnya gangguan jantung, diabetes militus, gangguan fungsi hati dan jenis penyakit degenerative lainnya.

Nah inilah tujuh bahan makanan yang dapat menurunkan kolesterol:

Alpukat

Alpukat kaya akan lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fat) yang terbukti menurunkan LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan HDL (kolesterol baik). Selain itu, alpukat mengandung serat larut yang mendukung kesehatan jantung. Bagi kamu yang kurang menyukai buah alpukat, kamu bisa meramunya dan berkreasi dengan buah alpukat, agar dapat tetap dinikmati dengan rasa yang lezat. Oh iya…kamu juga bisa menggunakan alpukat untuk sarapan pagimu dengan roti gandum yang menyehatkan. Jika kamu rutin mengonsumsi alpukat dengan takaran yang tepat, maka sudah barang tentu akan membantu menjaga kadar kolesterol dalam tubumu menjadi tetap stabil, sesuai dengan kebutuhan tubuhmu.

Kacang-Kacangan

Kacang-kacangan merupakan bahan makanan yang dapat menjaga kolesterol tubuh tetap sehat dan seimbang. Beberapa bahan makanan seperti Almond, walnut, pistachio, dan kacang tanah mengandung asam lemak omega-3, sterol tumbuhan, dan serat yang membantu mengurangi kolesterol. Sebuah penelitian di American Journal of Clinical Nutrition menemukan konsumsi 1 genggam kacang per hari dapat menurunkan kolesterol total hingga 5%. Fakta ini seolah mengingatkan pada kita bahwa makanan yang sehat akan membantu metabolism tubuh makin tetap terjaga dan sehat. Selainn itu, makanan kacang-kacangan seperti di atas juga dipercaya oleh para ahli kesehatan mampu menurunkan LDL (Low Density Protein) yang merupakan plak penyebab arteri di jantung.

Oatmeal

Oatmeal kaya beta-glukan, serat larut yang mengikat kolesterol di usus dan mencegah penyerapannya ke dalam darah. Mengonsumsi 3 gram beta-glukan per hari dapat menurunkan LDL hingga 10%. Dengan panduan pengolahan makanan tepat, oatmeal dapat menjaga keseimbangan kolesterol di dalam tubuh. Kamu bisa menggunakan oatmeal sebagai bahan makanan yang mudah dicerna dan tetap lezat untuk dimakan misalnya dengan membuat cake atau oatmeal chips yang dapat dinikmati di sela-sela pekerjaan atau kesibukanmu.

Ikan Berlemak Sehat

Ikan adalah salah satu bahan makanan yang dapat menjaga tubuh tetap sehat dan kadar kolesterolmu tetap normal. Ikan, terutama ikan berlemak seperti salmon, tuna, makarel, dan sarden, membantu menjaga kesehatan kolesterol karena kaya akan asam lemak omega-3, protein berkualitas tinggi, dan rendah lemak jenuh. Nutrisi ini bekerja untuk menurunkan kadar trigliserida, meningkatkan kolesterol baik (HDL), serta mencegah penumpukan plak di arteri. Selain itu ikan berlemak mengandung DHA (Docosahexaenoic acid) dan EPA (Eicosapentaenoic acid), dua jenis asam lemak omega-3 yang sangat bermanfaat untuk jantung dan pembuluh darah. Bahkan berbeda dengan daging merah yang tinggi lemak jenuh (penyebab naiknya LDL), ikan memiliki kadar lemak jenuh yang sangat rendah. Ini membuat ikan menjadi pilihan protein yang lebih sehat untuk menjaga keseimbangan kolesterol. Fakta ini didukung oleh Studi dalam Circulation (Journal of the American Heart Association) menunjukkan bahwa konsumsi ikan berlemak 2-3 porsi per minggu dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung hingga 36%.

Minyak Zaiitun atau Olive Oil

Minyak zaitun extra virgin adalah sumber lemak sehat yang dapat menggantikan lemak jenuh dari minyak goreng biasa. Komponen antioksidannya juga melindungi pembuluh darah dari kerusakan. Bahkan minyak zaitun, terutama extra virgin olive oil, menyehatkan kolesterol karena kaya akan lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fat) dan antioksidan polifenol. Selain menurunkan kolesterol jahat, minyak zaitun atau olive oil juga dapat meningkatkan kolesterol baik di dalam tubuh sehingga fungsi organ tubuh tetap maksimal. Para ahli kesehatan percaya bahwa polifenol di dalam olive oil merupakan zat yang sangat bermanfaat untuk mengurangi peradangan di dalam tubuh.

Sayuran Hijau

Sayuran hijau merupakan bahan makanan yang sebenarnya sangat mudah didapatkan. Apalagi di semua iklim negara, sayuran seperti bayam, kale, dan brokoli kaya akan lutein, serat, dan antioksidan. Sayuran hijau membantu mencegah oksidasi kolesterol yang dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri. Artinya, makin sedikit penumpukan plak di dalam tubuhmu, maka akan semakin kecil pula resiko kolesterol jahat dalam tubuh yang dapat merusak arterimu. Sekilas, sayuran hijau terkesan sederhana dan biasa saja. Namun, tahukah kamu bahwa dengan rutin mengonsumsi sayuran hijau, kamu akan dapat membantu kolesterol tubuhmu tetap seimbang, sehingga tubuh sehat dan prima. (*)

By Editor