JAKARTA – suksesmedia.id – Kalau kamu adalah fans atau penggemar personel blackpink Kim Ji Soo, maka drama Korea “Boyfriend on Demand” boleh jadi pantas kamu nikmati dan pantengin hingga episode akhir. Apalagi drakor ini justru menampilkan kisah yang kontras antara kehidupan percintaan dunia nyata dengan kehidupan di dunia maya atau virtual. Tak hanya itu, drama Korea yang merupakan besutan sutradara Kim Jung-sik ini akan membuatmu menyadari, betapa kehidupan percintaan yang diharapkan kadang tak seindah jika dibandingkan dengan realitasnya.
Boyfriend on Demand adalah drama Korea bergenre komedi romantic atau romcom yang bakalan bikin kamu makin gemes saat menontonnya. Bayangkan saja, saat kamu nonton drakor ini, kamu akan senyum-senyum sendiri, lalu beberapa menit kemudian kamu kesal lantaran kisah cinta tokoh utama yang diperankan oleh Kim Ji Soo, ternyata tidak seindah yang diharapkan.
Cerita Boyfriend on Demand diawali dari kisah Seo Mi-rae yang kelelahan dengan pekerjaannya sebagai produser di sebuah perusahaan digital yang memproduksi serial webtoon. Pekerjaanya yang penuh dengan tenggat waktu atau deadline, memaksanya harus sering lembur dan bekerja keras membangun hubungan baik dengan para penulis cerita agar mereka mampu menghasilkan kisah-kisah webtoon yang menarik dan menyentuh hati para pembaca. Masalahnya, membuat kisah cerita di webtoon tidaklah mudah, apalagi dengan selera pembaca kadang berubah begitu cepat seperti angin kencang yang berhembus begitu saja.
Seo Mi-rae sang tokoh sentral digambarkan sebagai pribadi pekerja keras dan ulet serta senantiasa berupaya memberikan kinerja terbaiknya. Bahkan saking sibuknya bekerja, dia sampai lupa merawat hubungannya dengan sang pujaan hatinya hingga berujung kandas. Di momen ini, Seo Mi-rae justru makin menyibukkan diri untuk pekerjaanya, alih-alih membangun hubungan baru dengan pria lain yang memikat hatinya.
Boyfriend on Demand mengambil setting kehidupan para pekerja kantoran di industry media yang sangat kompetitif dan penuh tantangan. Lebih dari itu, drama ini juga seolah ingin memberikan gambaran bahwa bekerja di industry media bukanlah perkara yang mudah. Selain karena tekanan yang berat, para pekerja di Industri media juga harus menyadari bahwa disrupsi teknologi sedikit banyak telah menjadikan mereka makin sulit untuk bekerja dan harus memutar otak agar tetap mampu menghasilkan karya yang menarik.
Distraksi Teknologi dan Relasi Imaginasi
Di tengah rasa galau yang menderanya, Seo Mi-rae kemudian mendapatkan bingkisan sebuah alat canggih berupa realitas virtual yang memungkinkannya untuk menemukan dunia barunya. Yes kencan virtual yang justru membuatnya makin merasakan betapa menariknya dunia virtual yang belum pernah dialami sebelumnya. Meksipun awalnya dia merasa aneh, namun pelan-pelan lucunya justru dia menikmatinya.
Sementara itu, kehadiran aplikasi pintar Boyfriend on Demand justru telah membuat Seo Mi-rae sedikit mendapatkan pengalihan dari kehidupan pekerjaan yang menjemukan dan percintaanya yang getir. Apalagi teman sekantornya yang merupakan sesama produser juga kelihatannya justru menjadi pesaingnya. Kehadiran Park Kyeong-nam yang diperankan oleh Seo In-guk, awalnya memang begitu menyebalkan bagi Seo Mi-rae. Namun seiring dengan berjalannya waktu, justru tumbuh benih-benih rasa suka diantara mereka berdua.
Nah… di tengah rasa galau antara realitas cinta dunia nyata dan dunia virtual, Seo Mi-rae justru dhihadapkan pada pilihan yang sulit. Belum lagi konflik psikologis yang ada di dalam kisah drakor ini akan membuat penonton makin terbawa perasaan alias baper. Meskipun di tengah kritik para penonton yang menyatakan bahwa drakor ini seolah ingin menyentil para pengembang aplikasi karena hanya memanfaatkan rasa kesepian para pengguna untuk keuntungan semata, masih banyak hal menarik yang bisa kamu nikmati. Makin penasaran bukan? (*)