JAKARTA – suksesmedia.id – Film Kuasa Gelap: Perjanjian darah baru-baru ini cukup menarik perhatian. Bayangkan saja, di hari pertama penayangannya, film ini konon mampu meraih 100 ribu penonton. Bagi sang sutradara, Rizal Mantovani tentu saja hal ini merupakan prestasi yang membanggakan. Apalagi di tengah gempuran film asing yang belakangan makin masif. Kuasa Gelap Perjanjian Darah, merupakan film dengan genre horror mengusung kisah kehidupan keluarga kaya raya yang ternyata melakukan perjanjian dengan iblis. Menggunakan setting kehidupan masa lalu di lingkup gereja, film ini menjadi makin menarik karena mampu menghadirkan suasana yang teduh namum menyimpan banyak hal tersembunyi. Film ini merupakan sekuel lanjutan dari film sebelumnya, Kuasa Gelap yang diluncurkan pada tahun 2024, serta sukses meraup hingga 1,4 juta penonton. Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah diproduksi oleh rumah produksi Paragon Picture dan Ideosource Entertainment. Film ini menghadirkan Lukman Sardi dan Jerome Kurnia sebagai tokoh sentral yang memerangki eksorsisme. Tampak beberapa adegan dalam sekuel kali ini disertai adanya jump scare yang tentu saja dapat memicu penonton kian terkejut dan makin gregetan, saat menyaksikan adegannya. Kisah cerita diawali dengan kehidupan Romo Rendra dan Salim, seorang pengusaha yang ketika masa kecilnya hidup bersama di panti asuhan. Dengan kehidupan pesisir yang penuh keterbatasan dan kesederhanaan mereka tumbuh dengan bimbingan para suster dan romo di Panti asuhan. Namun, keadaan menjadi makin kacau ketika Rendra kecil berkelahi dengan anak-anak di Kawasan Pelabuhan hingga menjadikan salah satu temannya ditenggelamkan di laut oleh anak-anak nakal yang berkelahi dengannya. Mirisnya akibat dari perkelahian itu, Salim sahabatnya justru membenci Rendra dan menyalahkan atas kematian sahabatnya Yanto, karena tenggelam dan tidak mampu menolongnya. Efek Visual yang Menarik Selain kisah dan alur cerita yang cukup menarik, Film Kuasa Gelap:Perjanjian darah ini juga mampu menghadirkan sinematografi yang ciamik. Tak hanya itu, beberapa efek visual yang ditampilkan cukup mampu menghidupkan suasana horror bagi para penonton yang menyaksikannya. Lihat saya misalnya, pada adegan Daniel, anak salim yang kerasukan, beberapa efek visual tampak nyata dan tak kalah dengan film horror luar negeri. Tentu saja hal ini makin menasbihkan bahwa efek visual dan sinematografi dari sineas Indonesia, mengalami peningkatan yang cukup signfikan. Sementara itu, acting Fery Salim dan Feby Febiola tak kalah memukau. Aktor dan aktris senior ini, dapat tampil dengan epic dan menjiwai setiap adegan demi adegan, sehingga mampu membuat penonton terbawa emosi. Di akhir, adegan film Kuasa Gelap:Perjanjian Darah seolah ingin memberikan pesan bagi penonton, bahwa apa pun kesulitan hidup yang dilalui hendaknya tetap berpegang teguh pada ajaran agama dan moral sebagai kompas dalam hidup. Sebab pada akhirnya, melalkukan perjanjian dengan iblis dan setan hanya akan merugikan diri sendiri dan orang-orang terdekat. Jadi bagaimana menurutmu? Penasaran dengan film ini? Segera saksikan di bioskop kesayanganmu ya…(*) Post navigation Bridgertone Season 4: Romansa Cinta Beda Kasta