JAKARTA – suksesmedia.id – Libur panjang memang menyenangkan. Apalagi jika libur panjang tersebut adalah bagian dari kagiatan rutin seperti libur lebaran dan Hari Raya. Tak jarang, kita sangat menikmati libur panjang seperti lebaran, hingga lupa bahwa kita mesti harus melanjutkan aktivitas lain seperti bekerja kembali. Anehnya, rasa malas setelah libur lebaran terkadang mendera dan menjadikan kita enggan untuk memulai kembali aktivitas rutin seperti biasanya.

Jika kamu merasa bahwa liburan yang terlalu panjang justru membuatmu enggn beraktivitas seperti biasanya, bisa jadi kamu sedang mengalami holidy syndrome. Situasi ini justru menjadikanmu makin sulit atau enggan melanjutkan aktivitas kembali lantaran sudah merasa terlalu nyaman dengan situasi dan kegiatan saat libur panjang. Nah jika kamu sedang merasa malas dan enggan untuk berkaivitas apalagi bekerja, mungkin sejumlah tips ini bisa kamu coba untuk menghindari rasa malas akibat didera holiday syndrome:

Jangan Terlalu Memaksakan Diri di Awal

Karena ingin langsung normal dan menyelesaikan pekerjaan, tak jarang kita jadi langsung ingin gas pol agar pekerjaan cepat selesai. Padahal cara ini justru kurang tepat, apalagi jika dikaitkan dengan kondisi yang masih dalam mood holiday. Alih-alih langsung tancap gas, disarankan agar kita memulai dari hal-hal yang kecil dan sederhana terlebih dahulu. Langkah ini dinilai justu akan membuat kita makin bersemangat saat bekerja. Apalagi jika kita adalah tipe orang lebih suka bekerja dengan jadwal tak menentu.

Jangan Menunggu Mood Baru Bekerja

Banyak orang akan bekerja setelah mood membaik. Padahal tindakan ini justru tidak disarankan. Sebab bagaimanapun pekerjaan adalah tanggung jawab yang harus segera diselesaikan. Jadi baik mood ataupun tidak, menyelesaikan pekerjaan adalah sebuah keharusan. Jadi agar tidak semakin menumpuk, memulai pekerjaan yang dirasa mudah bisa menjadi alternatif awal saat menyelesaikan tugas-tugas kantor. Bahkan jika perlu, buatlah daftar pekerjaan yang bisa kamu kerjakan secara bertahap. Langkah ini akan menjadi jembatan untuk kita saat tugas demi tugas mulai menumpuk tanpa kita sadari.

Hindari Jebakan Bekerja Menunggu Mood

Jika Kamu bekerja menunggu mood terlebih dulu, maka sudah dipastikan akan makin keteteran di kemudian hari. Apalagi jika pekerjaan itu harus kamu selesaikan secepatnya. Bukan tugas yang terselesaikan, yang terjadi justru pekerjaan makin menumpuk dan membebanimu. Jadi tetap disarankan mulailah bekerja tahap demi tahap tanpa harus menunggu mood membaik. Meskipun hasil kerja kurang sempurna, namun dengan tekat dan disiplin, mengerjakan pekerjaan secara bertahap maka hal itu akan membuat pekerjaan menjadi lebih ringan. Bahkan jika hasilnya belum optimal, masih tetap bisa diperbaiki bukan?

Ubah Lingkungan Kerja Lebih Nyaman

Setelah liburan panjang, tak jarang rasa malas dan lingkungan kerja jadi kurang rapi atau berantakan. Nah…agar makin bersemangat, upayakan untuk menyiapkan lingkungan kerja yang nyaman dan mendukung. Mulailah dengan merapikan meja kerja, memiliah dokumen fisik dan digital, bahkan jika perlu buatlah daftar pekerjaan yang akan membuatmu menjadi memiliki target atau rencana aktivitas yang lebih terukur. Pada dasarnya, lingkungan yang nyaman akan membuat seseorang lebih bergairah dalam menyelesaikan tugas-tugasnya. Jadi tunggu apalagi segera rapikan meja kerjamu, agar makin bersemangat saat bekerja (*)

By Editor