JAKARTA – suksesmedia.id – Memiliki bentuk tubuh yang proporsional dan ideal adalah dambaan banyak orang. Tak terkecuali bagi para pria maupun wanita. Bayangkan saja ketika kamu memiliki tubuh proporsional dan sehat, tentu saja hal ini akan membuatmu makin terlihat elegan saat mengenakan baju kesayanganmu. Apalagi jika kamu adalah pengemar fashion yang senantiasa ingin tampil berbeda di setiap kesempata. Apa pun acaranya, kamu bahkan ingin terlihat menawan.
Sayangnya, karena tubuhmu tidak proporsional dan perutmu terlihat buncit, membuatmu makin sulit untuk mengenakan pakaian yang tepat dan elegan. Alih-alih pas di badanmu, yang terjadi justru kamu merasa tersiksa karena harus menyembunyikan bentuk pertumu yang buncit dan menyembul di balik kemeja atau T-shirt yang kamu kenakan.
Nah memiliki perut yang terlalu buncit dan tidak normal, sesungguhnya bukan berdampak pada penampilan semata, akan tetapi juga berkaitan dengan kesehatanmu. Inilah lima fakta menarik mengenai perut buncit yang bisa jadi wajib kamu waspadai:
Tanda Resiko Penyakit Metabolik
Orang-orang dengan perut buncit berpotensi besar menumpuk lemak di area perut. Kondisi ini tentu saja akan berdampak buruk pada gangguan penyakit metabolism di dalam tubuh. Faktanya, jika orang berperut buncit biasanya memiliki lemak visceral yang tidak sehat. Lemak jenis ini berada di sekitar organ vital yaitu hati, pankreas, usus, dan bisa dipastikan mengganggu fungsi utama dari organ tubuh. Selain itu, lemak ini menghasilkan hormon dan zat kimia (sitokin) yang memicu peradangan dan mengganggu keseimbangan metabolisme tubuh. Fakta ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Dr. Marina Kurian, MD , Presiden American Society for Metabolic and Bariatric Surgery, yang menyebutkan bahwa kelebihan lemak visceral meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, diabetes, dan beberapa kanker
Mengganggu Fungsi Organ Tubuh
Orang-orang dengan perut buncit, biasanya memiliki sistem pencernaan dan metabolism yang kurang optimal. Adanya lemak visceral yang ada di dalam tubuh orang-orang berperut buncit, berhubungan erat dengan peran dan fungsi organ penting tubuh seperti jantung, hati, ginjal dan pankreas. Bahkan pada banyak kasus, orang-orang yang berperut buncit, memiliki potensi besar untuk mengidap berbagai penyakit akibat gangguan organ dalam maupun metabolism. Beberapa penyakit seperti lever, hepatitis, gangguan ginjal dan jatung hanyalah sebagian kecil penyakit yang diakibatkan oleh gangguan metabolism tubuh dan perut yang buncit.
Meningkatknya Resistensi Insulin
Pada orang-orang dengan perut buncit, dikhawatirkan fungsi perut dan lambung kurang begitu sensitive terhadap insulin. Akibatnya, kadar gula di dalam darah menjadi tinggi atau bahkan berlebihan. Alih-alih sehat, yang terjadi justru kadar gula dalam darah makin tidak seimbang dan tentu saja berpotensi mengidap penyakit seperti diabetes, khususnya diabetes tipe 2. Menariknya, penderita gangguan diabetes tipe 2 ini harus terus berupaya untuk menyeimbangkan gaya hidupnya, agar produksi insulin sesuai dengan kebutuhan tubuh. Dan jika meraka lalai, maka sudah barang tentu akan berdampak buruk bagi kesehatan jangka panjang dan kadar gula dalam darahnya.
Gangguan Inflamasi atau Peradangan
Orang-orang dengan perut buncit, biasanya pada jaringan lemaknya melepaskan zat pro-inflamasi (TNF-α, IL-6) yang memicu inflamasi berkepanjangan, sehingga mengganggu metabolisme tubuh. Tentu saja hal ini akan berdampak buruk bagi proses regenerasi sel di dalam tubuh. Padahal, pada organ tubuh yang sehat, setidaknya harus mampu meregenerasi selnya secara terus-menerus agar fungsi sel dan organ tubuh dapat saling mendukung satu sama lain. Namun, bisa dibayangkan jika sel tubuh tidak mampu melakukan peremajaan maka sudah dipastikan proses penuaan atau aging akan semakin para. Akibatnya, inflamasi atau peradangan makin kentara dan kamu akan mudah menderita sakit karena tubuh lebih mudah mengalami peradangan.
Mudah Stres dan Alami Insomnia
Obesitas yang akut dan orang-orang berperut buncit, berkorelasi erat dengan gangguan fungsi hormonal serta tak jarang berakibat pada terjadinya stres. Selain itu, orang-orang dengan perut buncit juga berpotensi besar mengalami gangguan insomnia atau kesulitan untuk tidur, sehingga mereka menjadi lebih mudah untuk lelah dan capek. Padahal orang-orang yang mengalami gangguan tidur, biasanya juga terganggu fungsi regulasi hormon insulinnya. Jadi, dapat dibayangkan bukan selain stres akibat fungsi hormone yang tidak seimbang, kualitas tidur yang buruk bisa makin mengganggu kesehatanmu. (*)